Sedih !! Pria Bermobil Serahkan Anaknya ke Petugas PSBB, Ngeluh Tak Mampu Beli Susu


Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria hendak menyerahkan dua anaknya yang masih berusia bocah ke petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dilihat dari video yang beredar, Kamis (28/5/2020), terlihat sosok lelaki dengan menumpang sebuah mobil membawa dua anaknya tersebut ke Pos PSBB. Pria itu tampak dikelilingi oleh para petugas PSBB. Sementara dua anaknya terdengar menangis.

Dalam video yang dilihat dari laporan BCA368, lelaki itu ingin menyerahkan anaknya lantaran sudah tak sanggup lagi menghidupi keperluan dua bocah itu di tengah pandemi ini.

“Betul tapi pemerintah tidak membantu, lebih baik aku dibunuh, ditembak, anakku terserah, tak sanggup, haduh ya Allah,” teriak pria tersebut kepada petugas PSBB. Para petugas pun berusaha untuk menenangkan emosi pria tersebut. Salah satu petugas kemudian menanyakan ke pria itu ihwal mobil berwarna putih yang ia kendarai saat membawa kedua anaknya ke pos PSBB.

“Ini mobil siapa?” tanya salah seorang petugas.
“Mobilku pak, mobil kredit, belum bayar tiga bulan sudah,” jawab pria itu.

Pria yang belum diketahui identitasnya ini mengaku tinggal di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Di depan para petugas, lelaki itu mencurahkan keluhannya. Dia mengaku sudah tak sanggup lagi membeli susu buat kedua anaknya lantaran tidak memiliki uang.

Petugas pun mencoba memberi solusi kepada pria tersebut dengan menyarankan agar pria itu menyampaikan keluhannya ke pihak kelurahan di tempat tinggalnya. “Mungkin nanti ada solusinya dari kelurahan, saya sampaikan, minta data sampeyan, biar kami sampaikan apa keluhan bapak,” ujar petugas.

“Begini pak, kami kan hanya bertugas dari pemerintah, nanti apa keluhan bapak kami sampaikan,” tandas petugas lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti lokasi lelaki sebagaimana rekaman video yang kini viral di media sosial. Ada baiknya jika tidak sanggup membayar cicilan mobil, mobil tersebut bisa dioperkreditkan saja. Mungkin pihak leasing bisa membantu mencari pelanggan yang mau menerima overkredit mobil tersebut.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post